Langsung ke konten utama

Teruntuk kamu dan juga aku.

Mumpung ada waktu dan tiba-tiba keinget aja pengen bahas ini.

Semakin dewasa semakin sadar kalau kehidupan dunia gak sebahagia yang dibayangin namanya juga dunia tempatnya manusia banyak-banyak ngumpulin bekal buat pulang, tempatnya Allah kasih ujian dan cobaan, gak lupa juga tempatnya bahagia bahkan bisa sampai buat lupa sama kewajiban. Ingin bahagia aja di dunia apa bahagia dunia akhirat? Kalo bisa dapat dua-duanya ya kenapa harus satu kan?

Kalian sadar gak sih? Kalau proses pendewasaan sesulit itu. 

Semakin dewasa semakin banyak overthinking tentang, "Manusia seperti aku ini bisanya apa? Jadi beban ortu dan sampah masyarakat aja gak sih? Good looking nggak, pinter juga nggak capek hidupku gini amat. Orang-orang kenapa pada bahagia banget sih tapi kenapa aku nggak?"

Nyatanya tidak pernah ada satupun manusia yang baik-baik saja hidupnya. Bahkan Rasulullah SAW pun awal mula jadi nabi untuk menyebarkan agama islam juga banyak ujiannya apalagi manusia biasa seperti kita.

Nah, ini masuk ke hal yang ingin banget aku bahas. Singkat cerita dulu aku pernah download aplikasi seperti diary, disana bisa nemuin banyak curhatan orang-orang tentang masalah hidupnya, di aplikasi itu kita gak bakal tahu satu sama lain, khusus untuk nulis apa yang ingin kita tulis, bedanya ada yang ditulis privasi ada yang bisa dilihat orang lain. Aku banyak baca tentang temen-temen yang merasa hidupnya gak bahagia, maaf seperti anak-anak broken home, anak yang punya keluarga lengkap tapi gak pernah diperhatiin, pribadi yang insecure melulu, ngerasa gak punya temen, selalu dibandingkan dan banyak hal lainnya. Untuk cerita yang bisa dilihat orang kita bisa ikut berbagi semangat untuk teman-teman yang nulis ceritanya, banyak juga di sana yang minta pendapat dan saran. 

Pas download aplikasi itu aku jadi ngerasa kalau ternyata masalah yang aku hadapi ya bukan aku sendiri tapi banyakkk sekali manusia lainnya bahkan ada yang lebih berat dan sulit dari masalahku.

Pernah ada yang cerita di aplikasi itu karena ada yang gak percaya kalau dia kena depresi, teman dekatnya bahkan bilang "Lo gak punya Tuhan sih, masa gitu aja depresi," nggak berani cerita ke ortu takut nambah beban ortunya yang hubungannya gak baik-baik aja, ikut sedih bacanya tapi bikin kesel temennya yang gak ngerti cara bicara yang sopan dan baik itu gimana. 

Kalian harus tau, udah berani cerita ke temen dekat itu artinya dia udah siapkan mental! Buang semua pikiran buruknya karena apa? Karena dia butuh semangat, butuh nasihat, butuh pelukan dan uluran tangan! Bukan jadi ajang adu nasib, anggap sepele bahkan minta di kasihanin. Mohon banget ya buat yang lagi baca kalau ada temen yang cerita tentang masalah dia, ketakutan dan kegelisahan dia mohon sekali untuk diperhatikan cara bicaranya bantu dia bisa percaya diri dan setidaknya mengurangi rasa sedihnya. Kadang hal seperti itulah yang akhirnya buat seseorang males buat cerita.

Aseli sih, sebenernya aku juga tipe males cerita tapi kalau emang udah warning banget kudu bener cari temen paling nggak satu aja yang bisa kasih semangat haha.

Aku yang saat download aplikasi itu pas lagi di masa down banget, ngerasa capek banget, akhirnya ketemu orang-orang hebat yang mau bertahan hidupnya, yang mau tetap kuat tegak berdiri di tengah badai yang menerjang, yang tetap tersenyum manis dikala hati mendung, yang tetep semangatin bahkan saat diri sendirinya tuh gak baik-baik saja. Bahkan mereka yang udah kena salah satu jenis gangguan mental dengan hebatnya memutuskan ke psikiater dan berusaha untuk sembuh itu keren. I'M SO PROUD OF YOU GUYS!!!

Buat yang baca aku sharing ini buat ngasih tau ke kalian apa lagi di umur remaja yang akan menginjak dewasa bahkan untuk orang dewasa pun pasti pernah ngerasain capek untuk hidup apa lagi dengan beban masalah yang bisa dibilang berat. 

Intinya hal pertama itu kalau ada apa-apa, baik sedih maupun bahagia jangan pernah lupa sama pencipta ya, bahkan saat kamu merasa nggak ada satupun orang yang mendukung dan menemani. Cintanya Allah untuk setiap ciptaannya tidak pernah pudar, dia punya maksud dan tujuan atas jalan hidupnya kita. Kalau merasa butuh teman buat cerita, nggak papa harus cerita sama orang yang bisa kamu percaya sini mau cerita sama aku juga boleh biar kita saling berbagi. Sering-sering ingat momen yang buat kalian bahagia biar merasa bersyukur terus, sama coba keluar dari rumah lihat orang-orang di luar yang hidupnya bahkan lebih sulit dari kita tapi mereka tetap bisa kuat bertahan.

Capek dan merasa sedih itu tidak masalah, mau nangis, nangisin aja, mau teriak boleh cari tempat yang gak ganggu orang ya tapi hehe, intinya nggak ada yang salah dengan itu. Setiap manusia di bumi pasti akan berada di posisi itu, merasa sedih, capek, dan sebagainya, tetapi semuanya kembali kepada kita yang mau terus-terusan berlarut dalam kesedihan itu atau berhasil keluar jadi sosok yang lebih hebat dan kuat untuk menghadapi berbagai macam cobaan lagi di depan sana.

Siapapun kamu dan dimanapun kamu yang membaca ini. Kalian luar biasa, ciptaan Allah paling sempurna dengan sebaik-baiknya hal yang diberikan oleh-Nya. Semoga harimu lebih baik dari sebelumnya. Bahagia dan sehat selalu. Jangan sedih mulu, jangan insecure melulu walau aku juga kadang masih suka begitu tapi setidaknya kita bisa sama-sama belajar menjadi lebih baik kedepannya. 

________________________

Ambil baiknya saja ya teman :)

Jika ada pertanyaan dan ingin cerita mengenai suatu hal boleh dm Instagram (klik aja tulisan instagramnya)

Ingin memberi masukan, kritik, maupun saran boleh kok dengan kalimat yang baik ya teman.

Salam,
Nai.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang 2022

Dear Allah, Jika dulu selalu kupertanyakan, pertanyaan yang sama berulang kali tentang, "Mengapa harus hambamu ini? Mengapa harus diri ini, Ya Rabb?". Seiring berjalannya waktu aku menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut. Awalnya diri ini selalu menghibur diri dengan mengatakan pada diri sendiri, "Gapapa, artinya Allah sayang. Gapapa artinya Allah tahu kita mampu." Kadang selalu kupertanyakan juga, "Benarkah suatu saat Engkau akan memberikan makna dari setiap hal yang kupertanyakan tersebut?" Sekarang aku belajar bahwa memang benar akan semuanya.  Bahwa jika Allah tak kabulkan doa kita maka Allah hindarkan keburukan dari apa yang kita dambakan, Allah akan berikan namun pada waktu yang Allah kehendaki, bahkan mungkin Allah akan gantikan dengan yang lebih baik. Allah ajarkan bahwa benar, karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Q.S. Al-Insyirah : 5) Ya Rabb, terima kasih sudah selalu menemani langkah kaki ini, yang sering letihnya, yang se...

Nyatanya Semua Adil Sesuai Porsinya Tinggal Bagaimana Kita Menilainya

Selasa, 24 Mei 2022 Pagi ini pukul setengah enam lewat aku mengitari jalanan kota Palembang dengan kondisi cuaca yang sejuk dan udara dingin masih menyelimuti. Kali ini setelah sekian lama tidak keluar pagi melihat sibuknya lalu lintas banyak manusia membuat aku mengamati dengan amat baik apa yang terjadi pagi ini.  Para orang tua yang sibuk mengantar anaknya sekolah, para siswa yang sedang menuju sekolah dan orang-orang yang dalam perjalanan menuju kantor. Pagi ini aku melihat para polisi sudah bersiap mengatur lalu lintas memastikan bahwa lalu lintas pagi ini harus dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kejadian yang tidak diinginkan. Aku yang berada di atas motor mengalihkan pandangan pada angkutan umum yang sedang berhenti menunggu para penumpang tidak jauh di depan aku melihat para pedagang sarapan pagi yang sedang sibuk melayani para pembeli untuk mengisi perut mereka dengan makanan agar menjadi energi. Begitu pula para ibu, bapak, mas dan mba berbaju kuning dengan sapu ditan...

Pernah Mikir Begini Nggak? Part 1

Kehidupan selalu ada hal baik dan hal buruknya tinggal bagaimana pemikiran tiap manusia menanggapinya. Kehidupan juga ada perbedaan contohnya aja siang dan malam, manusia dan laki-laki begitu juga pertemuan dan perpisahan. Allah ciptakan perbedaan itu karena punya maksud dan tujuannya, benar kan?  Untuk kali ini ingin bahas dua point untuk part pertama yaitu, •> Kenapa udah berusaha jadi orang baik tapi masih ada aja yang gak suka? •> Kenapa setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan? Menjadi manusia baik atau jahat itu pilihan loh ya, Kenapa? Karena Allah gak pernah menciptakan manusia untuk jadi manusia jahat, pilihannya ada pada diri kita sendiri mau jadi orang yang seperti apa. Tidak pernah rugi kok jadi manusia yang baik.  Pernah mikir begini nggak? "Jadi orang baik nanti malah dimanfaatin dan pemikiran buruk lainnya." Atau udah berusaha menjadi baik namun ada aja yang nyinyirin gini, "Itu bicara aja masih suka ceplas-ceplos pengen berbuat baik biar dilihat or...